Cara Menggunakan File Header di C

How Use Header Files C

C adalah bahasa pemrograman serbaguna dan kuat yang menampilkan koleksi perpustakaan lengkap yang diisi dengan fungsi yang telah ditentukan untuk digunakan oleh penggunanya.

Panduan ini akan melihat file header C, cara kerjanya, dan cara menggunakannya dalam kode kita.



Apa itu File Header?

File header adalah file tertentu yang berisi kode eksternal yang dapat digunakan kembali di program lain dengan mengimpornya. Biasanya, file header C berisi fungsi, definisi tipe data, dan makro.



Ada dua jenis file header:



  1. File header perpustakaan standar C
  2. File header yang ditentukan pengguna

Header standar C adalah file header standar yang tersedia di kompiler C.
File header yang ditentukan pengguna, di sisi lain, dikembangkan oleh pengguna untuk digunakan dalam situasi tertentu. File header yang ditentukan pengguna disertakan dengan arahan #define.

Cara Menyertakan File Header

Untuk menggunakan fungsi, tipe data, dan makro yang ditentukan dalam file header, Anda harus mengimpornya ke program Anda.

Untuk mengimpor header, gunakan #include, arahan preprosesor yang memberi tahu kompiler bahwa ia harus mengimpor dan memproses kode sebelum mengompilasi sisa kode.



Pada program C biasa, itu harus berisi file header stdio.h, yang merupakan file header standar untuk aliran input dan output.

Sintaks umum untuk mengimpor file header adalah:

#termasuk

Kami menyertakan nama header dalam kurung sudut.

CATATAN : Pastikan untuk menyertakan ekstensi .h dalam program C.

Juga baik untuk dicatat bahwa Anda hanya dapat mengimpor file header sekali, dan Anda tidak dapat memiliki file header dengan nama yang mirip, meskipun berisi baris kode yang berbeda. Itu karena kompiler mengimpor dan memproses kedua file, yang menyebabkan kesalahan.

File Header Buatan Pengguna

C memungkinkan Anda untuk menentukan file header pribadi dengan kode khusus untuk kebutuhan Anda. Ini membantu Anda mengatur kode dan mengurangi kerumitan.

Untuk membuat file header khusus, buat file C dan simpan dengan ekstensi .h, bukan .c.

Setelah dibuat, tambahkan kode yang ingin Anda sertakan di header Anda dan simpan. Misalnya, loop sederhana berikut ada di file header bernama loopme.h:

ruang kosonglingkaran() {
untuk (ke dalamSaya= 0;Saya< 10;Saya++) {
printf ('%D',Saya);
}
}

Untuk menggunakan file header yang berisi loop di atas, kita dapat mengimpornya menggunakan direktif #include.
Mulailah dengan membuat file. Misalnya, program.c.

Untuk mengimpor file header, tambahkan #include, dan diikuti dengan nama file yang diapit tanda kutip ganda sebagai:

#termasuk
#sertakan 'loopme.h'
lingkaran();

CATATAN : Kami melampirkan file header yang ditentukan pengguna dengan tanda kutip ganda, bukan tanda kurung siku.

Setelah Anda memasukkan file header Anda, kompilasi kode Anda untuk menjalankan loop yang terletak di file header.

Biasanya, Anda tidak akan menyertakan hanya satu loop dalam file header. Namun, Anda dapat menggunakannya untuk membuat file header yang lebih kompleks.

Dalam sumber daya yang disediakan, Anda dapat pelajari lebih lanjut tentang semua file header C .

Kesimpulan

Tutorial singkat ini membahas cara kerja file header C, termasuk mendefinisikan dan mengimpor file ke program C Anda.