Bagaimana Anda Menulis Eksponen di C?

How Do You Write An Exponent C

Dalam bahasa C, nilai eksponen dapat dihitung menggunakan NS() fungsi. Artikel ini akan mempelajari cara menggunakan NS() fungsi untuk melakukan operasi eksponensial. Kita juga akan belajar bagaimana menggunakan operator pengalih bit untuk melakukan operasi eksponensial. Kami akan mencoba menulis fungsi yang ditentukan pengguna untuk menghitung eksponen. Jadi, mari kita mulai.

Sintaksis

dobel NS ( dobel basis, dobel exp);



NS NS() fungsi didefinisikan dalam matematika.h berkas kepala.



Argumen

Fungsi ini membutuhkan dua argumen, basis dan pengalaman, untuk menghitung nilai basis diangkat ke kekuatan exp . Di Sini basis dan exp keduanya ganda.



Mengembalikan nilai

Pada kesuksesan, NS() fungsi mengembalikan nilai basis diangkat ke kekuatan exp .

Jika nilai exp adalah 0, NS() fungsi kembali 1.

Jika basis negatif dan exp tidak integral, maka NS() fungsi kembali NaN (Bukan-A-Nomor).



Contoh

//Contoh1.c
#termasuk
#termasuk

ke dalamutama()
{

ke dalamhasil;
hasil= (ke dalam) NS (3,5);
printf (' pow(3,5) => %d',hasil);
printf (' pow(3,-5) => %lf', NS (3, -5));
printf (' pow(-3,-5) => %lf', NS (-3, -5));
printf (' pow(3.5.1) => %lf', NS (3,5.1));
printf (' pow(-3.5.1) => %lf', NS (-3,5.1));
printf (' pow(-3,-5.1) => %lf ', NS (-3, -5.1));

kembali 0;
}

Dalam Contoh1.c, kita telah melihat output dari NS() fungsi. Di sini kita menggunakan -lm parameter baris perintah untuk ditautkan di perpustakaan matematika. Dari baris 10 sampai 13, kita sudah mendapatkan output seperti yang diharapkan. Untuk baris 14 dan 15, kita dapatkan -nan (Bukan angka) karena argumen kedua tidak integral.

Eksponen menggunakan Pergeseran Bit

Jika kita ingin menghitung eksponen pangkat 2, maka kita dapat melakukannya dengan menggunakan bit shifting.

Pergeseran kiri sebesar m sama dengan suku pertama dan 2 pangkat m.

n<< m = n*pow(2,m)

Pergeseran kanan sebesar m sama dengan pembagian suku pertama dan 2 pangkat m.

n>>m = n/pow(2,m)

Ini hanya bekerja ketika m positif.

//Contoh2.c
#termasuk

ke dalamutama()
{
printf (' 1<%d',1<<3);
printf (' 5<%d',5<<3);
printf (' -5<%d', -53 => %D', 40 >> 3);
printf('
40>>3 => %D', 40 >> 3);
printf('
-40>>3 => %d ', -40 >> 3);

kembali 0;
}

Dalam Contoh2.c, kita telah melihat bagaimana operator pergeseran bit dapat digunakan untuk pangkat 2 pangkat 2. Hal ini sangat berguna untuk mengurangi kerumitan kode.

Eksponen menggunakan fungsi yang ditentukan pengguna

Kita dapat menulis fungsi yang ditentukan pengguna untuk menghitung eksponen. Dalam Contoh3.c, kita akan menulis fungsi yang ditentukan pengguna eksponen (), yang mengambil dua argumen berdasarkan dan exp tipe float ant integer.

//Contoh3.c
#termasuk

mengambangeksponen(mengambangbasis, ke dalam exp )
{
mengambanghasil=1.0;
mengambangSaya;
jika( exp < 0)
{
exp = -1 * exp ;
untuk(Saya=1;Saya<= exp ;Saya++)
hasil=hasil*basis;

hasil= 1.0/hasil;
}
lain
{
untuk(Saya=1;Saya%F',eksponen(3,0));
printf('
eksponen(3, -5) => %F',eksponen(3,-5));
printf('
eksponen(-3, -5) => %F',eksponen(-3,-5));

kembali 0;
}

Contoh3.c kita telah melihat output dari fungsi yang ditentukan pengguna eksponen () . Fungsi ini bekerja ketika eksponen adalah integral. Untuk eksponen nyata, kita harus menggunakan NS() fungsi.

Kesimpulan

Dalam artikel ini, kita telah melihat menggunakan NS() fungsi dan Pergeseran sedikit operator bagaimana eksponen dapat dihitung dalam bahasa C. Kita juga telah belajar bagaimana menulis fungsi kita sendiri untuk menghitung eksponen. Sekarang kita dapat menggunakan teknik ini dalam program C kita tanpa keraguan.